Presentasi Kasus

download Presentasi Kasus

If you can't read please download the document

  • date post

    08-Dec-2014
  • Category

    Documents

  • view

    21
  • download

    5

Embed Size (px)

description

k

Transcript of Presentasi Kasus

P RESENTASI K ASUSK EPANITERAAN I LMU K ESEHATAN J IWAK EL O MPO K 1 :HANIZA BT MOHAMAD NAZIR YUANDINI FEBRI KHAIRUNNISA N U R U L N A J I H A B T M O H D M O K H TA R N U R R A I H A N B T M O H D H AT TA SITI NOORBAIZURA BINTI ABD MANAF NURUL IZZAH BINTI YUSUF S E P T I A N Y G A N E S C YA (11-2010-118) (11-2010-101) (11-2010-205) (11-2010-219) (11-2010-207) (11-2010-220) (11-2010-226)

P EMBIMBING :D R . C A R L A M I A , S P. K J D R . I M E L D A I , S P. K J

IDENTITAS PASIEN

Nomor Rekam Medis Nama Pasien Masuk RS pada tanggal

: XXXXX : Tn.D : 20 November 2011

Rujukan/datang sendiri/keluarga : Intervensi ke RSKO atas permintaan keluarga

Riwayat perawatan

: Pernah dirawat

IDENTITAS PASIEN

Nama Umur

: Tn. D : 37 tahun

Tempat & tanggal lahir : Bogor, 18 September 1975 Jenis kelamin Suku Bangsa Agama Pendidikan Pekerjaan Status Perkawinan Alamat : Laki-laki : Tionghoa : Buddha : SMA : Tidak bekerja : Belum menikah : Bogor Raya Permai FC V No.3, Jawa Barat.

RIWAYAT PSIKIATRIKData diperoleh dari:

Autoanamnesis : 2, 8 Mei 2012, Jam 11.00 di ruang MPE. Alloanamnesis dengan ibu pasien pada tanggal 8 Mei 2012 melalui telepon.

KELUHAN UTAMA:Pasien sering mengamuk sejak 3 minggu SMRS.

RIWAYAT PSIKIATRIKRIWAYAT GANGGUAN SEKARANG Mengurung diri, terkadang terlihat tertawa, berbicara sendiri di kamarnya. Sulit untuk merawat diri seperti mandi & gunting kuku, shg ia sering mengeluh rasa gatal di kakinya. Jarang berkomunikasi dengan keluarganya. Tidak mau minum obat apabila disuruh o/ orang tuanya krn merasa ibunya mencoba meracuni dirinya. Pasien mengatakan keluarga besarnya mempunyai gedung di seluruh kota Jakarta yang menjual semua jenis barang. Dia mengatakan bahwa jika ingin memastikan bahwa gedung itu adalah milik keluarganya, cukup sebutkan namanya saja D****. Pasien juga mengatakan memiliki pusat ibadah sendiri di tiga negara, yaitu Indonesia, Amerika, dan Belgia. Selain itu, pasien juga megaku memiliki rumah sakit di Jakarta.Agustus 2011

RIWAYAT PSIKIATRIKRIWAYAT GANGGUAN SEKARANGAwal November 2011 Pertengahan November 2011

Perilaku pasien tidak berubah, semakinsering mengamuk tanpa ada penyebab. Pasien semakin tidak peduli dgn keluarga & lingkungannya. Pasien tetap mengurung diri & mengamuk hingga membantingbanting barang di kamarnya jika orang tuanya memaksa melakukan tugas sehari-hari seperti mandi dan membersihkan kamar. Sering bertengkar dgn adiknya karena hal-hal kecil. dijemput oleh pihak RSKO u/ dirawat kembali atas permintaan orang tua krn orang tua pasien mengeluhkan perilaku pasien yang seringkali menyerang dan mulai mengurung diri, tidak mau makan, tidak mau minum obat, dan kurang dapat merawat diri sendiri seperti tidak mandi. Saat dijemput pasien memberontak dan mengamuk hebat.

20 November 2011

RIWAYAT PSIKIATRIKRIWAYAT GANGGUAN SEKARANG

Pasien mengaku sebelumnya tdk pernah merasa bersalah yg berlebihan, tdk merasa putus asa, tdk memiliki ide-ide bunuh diri, dan tidurnya tdk terganggu. Menurut perawat, selama di rumah sakit, pasien sering terlihat mencuci tangannya & berkumurkumur berulang kali. Pasien tidak merasa terganggu atas kebiasaannya tersebut.

RIWAYAT PSIKIATRIKRIWAYAT GANGGUAN SEBELUMNYA19891991 -sering mengurung diri di kamar,keluar hanya untuk makan dan 19912008 -gejala yang sama seperti sebelumnya gejala tambahan -sering bolos 2008-2010 -gejala yang sama seperti sebelumnya 2011 -gejala kambuh -pasien 2012 -Gejala kambuh -pasien dirawat di RSKO

Gejala tambahan dirawat di -tertawa dan RSKO

sekolah-tidak melakukan

sekolah-kehilangan minat untuk belajar

berbicara sendiri-mendengar suara seperti bisikan yang

aktivitas sehari- Tidak tertarik

hari sepertimandi,mengem as diri dsb.

mencari pekerjaan terdengar lucu.-pasien dirawat di RSKO

G AMBARAN S KEMA P ERJALANAN G ANGGUAN

1989

1991

2008

2010

2011

2012

RIWAYAT PSIKIATRIKRIWAYAT GANGGUAN MEDIK

disentri serta dirawat di RS Cikini dan sudah sembuh dermatitis alergi di kaki

Hepatitis C sejak tahun 2008.

RIWAYAT PSIKIATRIKRIWAYAT Penggunaan Zat Psikoaktif

RIWAYAT KEHIDUPAN PRIBADIRiwayat perkembangan fisik

Pasien lahir cukup bulan, partus normal dan ditolong oleh bidan

Selama kelahiran tidak ada trauma lahir dan cacat bawaan.Pertumbuhan dan perkembangan pasien sewaktu bayi sesuai dengan usianya.

RIWAYAT KEHIDUPAN PRIBADIRiwayat perkembangan kepribadian Masa kanak-kanak

tumbuh dan berkembang seperti anak seusianya dibesarkan bersama-sama dengan adiknya oleh kedua orang tuanya. dibesarkan dengan penuh kasih sayang dan adil. Orang tuanya tidak pernah membeda-bedakan kasih sayang antara pasien dengan anakanak yang lain. pendiam dan tidak memiliki banyak permintaan. hanya berteman dengan teman yang menurutnya cocok.

mengenal rokok dari temannya sewaktu SMP. Sejak SMP, pasien mengatakan pengaruh lingkungan dan teman-temannya mengakibatkan dia terjerumus ke dalam narkoba.

L ANJ ...Pada masa remaja

masih terus menggunakan narkoba. Hubungan pasien dengan keluarga agak dingin karena pasien mulai suka mengurung diri. Pasien mulai suka berantem dengan adiknya karena halhal kecil. Minatnya terhadap pelajaran semakin menurun, pasien sering bolos dan akhirnya tidak dapat menyelesaikan sekolahnya karena ketahuan memakai zat-zat tersebut. Sewaktu SMA kelas 1 pasien memutuskan untuk tidak meneruskan sekolah

L ANJ ...Pada masa dewasa

Untuk membantu pasien menghentikan penggunaan zat, ibu pasien memutuskan untuk pindah rumah. Hasilnya, ia dapat berhenti dari mengkonsumsi zat. namun, pasien menunjukkan perubahan perilaku seperti sering mengunci diri di kamar, menolak untuk mandi, menolak minum obat, dan menolak untuk makan. Pasien juga sering menyendiri.

L ANJ ...Riwayat pendidikan

SD : Pasien menyelesaikan SD sampai kelas 6. SMP: Pasien menyelesaikan SMP sampai kelas 3. SMA: Pasien menyelesaikan SMA sampai kelas 1. Pasien mulai sering bolos dan prestasi sekolahnya merosot. Minat terhadap pelajaran mulai menurut karena pengaruh zat dan alkohol. Pasien mulai mengalami kesulitan hingga tidak naik ke kelas 2 dan memutuskan untuk keluar sekolah.

L ANJ ...Riwayat pekerjaan

Pasien tidak bekerja sejak tidak melanjutkan studi di SMA kelas 1 pasien hanya tinggal di rumah orang tua. Pasien selama ini mendapat uang dari orang tua dan menurut keterangan pasien, selama ini pasien mendapat uang dari neneknya yang dikirim melalui bank.

L ANJ ...Kehidupan beragama

Pasien dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang berbeda agama.Ayah pasien beragama buddha dan ibu pasien beragama katolik. Pasien tidak terlalu mempersoalkan mengenai agama Menurut keterangan ibu pasien, pasien merupakan orang yang tidak peduli terhadap agama

L ANJ ...Kehidupan seksual dan perkawinan

Pasien belum pernah menjalin hubungan sama sekali dengan lawan jenis dikarenakan sifat pergaulan pasien yang cenderung memilih-milih teman sehingga pasien tidak terlalu banyak bergaul dengan lawan jenis. Pasien mengatakan tidak pernah melakukan hubungan seksual sebelumnya.

RIWAYAT KELUARGA

1

2

3

Gambar pohon keluarga

SITUASI KEHIDUPAN SOSIAL SEKARANG

Pasien tinggal bersama dengan orang tua dan adiknya di bogor. Pasien jarang bergaul dan cenderung mengurung diri di kamar dan jarang keluar dari kamar. Pasien dalam kesehariannya tidak memiliki banyak teman dikarenakan sifat pasien yang tertutup dan cenderung memilih-milih dalam bergaul. Komunikasi pasien dengan orang tuanya jarang dan selama di rumah pasien tidak peduli dengan kebersihan dan kerapihan dirinya

STATUS MENTALA. DESKRIPSI UMUM

Penampilan

Pasien laki-laki usia 37 tahun, terlihat lebih muda dari usia sebenarnya, berpenampilan rapi, kebersihan diri tampak baik, kulit kuning langsat, rambut pendek, berkumis tipis dan sedikit berjenggot, terdapat tato di lengan kanan, pasien bersikap kooperatif. Saat wawancara, pasien mengenakan kaos lengan pendek, celana pendek serta memakai sandal

L ANJ ...Kesadaran

Kesadaran sensorium/neurologik: Compos MentisKesadaran psikiatrik: Tidak tampak terganggu

Perilaku dan aktivitas psikomotor

Sebelum wawancara:Pada saat pertemuan pertama, pasien tampak lebih senang menyendiri dan sering berjalan mondar-mandir di sekitar ruangan seperti tanpa tujuan yang jelas. Pasien juga sering terlihat mencuci tangan dan berkumur. Namun pasien tampak tenang. Pada pertemuan kedua, pasien masih menyendiri, masih berjalan mondar-mandir di sekitar ruangan dan masih mencuci tangan dan berkumur, namun tidak sesering pertemuan pertama. Secara keseluruhan, pasien tampak tenang.

L ANJ ...

Saat wawancara:

Saat pertemuan pertama dan kedua, sikap pasien tenang, terkoordinasi, kooperatif dan mampu menjawab pertanyaan dengan baik serta kontak mata cukup baik.

Setelah wawancara: Sikap pasien wajar dan terlihat tenang . Pasien kembali mondar-mandir di sekitar ruangan.

Sikap terhadap pemeriksa: Cukup kooperatif

L ANJ ...Pembicaraan

cara berbicara: Pasien berbicara lancar, menjawab sesuai pertanyaan, volume cukup, artikulasi jelas dan tidak ada hambatan dalam berbicara, tidak ada dramatisasi.

gangguan berbicara: Tidak ada

L ANJ ...B. ALAM PERASAAN(EMOSI) 1. Suasana perasaan (mood) 2. Afek ekspresi afektif: a. Arus b. Stabilisasi c. Kedalaman d. Skala Diferensiasi e. Keserasian f. Pengendalian Impuls g. Ekspresi h. Dramatisasi i. Empati

: Euthym: Cepat : Stabil : Dangkal : Sempit : Serasi : Kuat : Datar : Tidak ada : Dapat diraba-rasakan

C. GANGGUAN PERSEPSI a. Halusinasi b. Ilusi :